Hidup di dunia itu penuh warna dan keajaiban.
Dan Keajaiban itu muncul tidak diduga. Tidak dinyana.
Suatu saat saya pernah membayangkan "gimana ya kalau kerabat saya mampir ke rumah"..
Bayangan itu hanya sekelebat saja, dan rasanya mimpi deh untuk membuat kerabat saya itu mampir ke rumah...
Kalau membayangkan itu, wah memang rasanya tak mungkin. My home is less accessibility with public transportation. Lokasinya a bit remote area but still within the municipality of outside Jakarta...Selain pedesaan, agak kurang aksesibilitas juga pangkalan petir sedunia. Punya medan magnet paling tinggi di dunia.
Sekarang apa yang terjadi?
Dia begitu enjoy nya tinggal di rumah saya dan bahkan membeli properti di sekitar situ untuk tempat tinggalnya. Ceritanya panjang deh namun, karena himpitan kehidupan dan pilihan hidupnya, dia harus mau beradaptasi tinggal di rumah saya (yang kadang ditempati - kadang tidak) dan akhirnya dia sendiri yang lebih aktif berinteraksi dengan masyarakat sekitar.
Dia adalah tipe sulit yang tidak akan mudah begitu saja beradaptasi, bahkan di mata saya sewaktu tinggal somewhere else ternyata sulit utk diajak bersosialisasi dengan bahkan saudara-saudaranya sendiri.
Ini adalah pengalaman hidup bahwa memang keajaiban, sesuatu yang dianggap mustahil - mana mungkin terjadi ternyata terjadilah.
Darimana itu asalnya? visioning... Harapan ...
Minggu, 04 November 2012
Memfokuskan diri
Saya sendiri heran, kenapa orang berkali-kali bicara untuk "fokus-fokus-fokus.."...
Rasanya ketika menjalani segala sesuatunya memang perlu konsentrasi deh. Dengan memfokuskan pada suatu hal, dengan menujukan itu semua sehingga setiap gerak langkah kita tertuju ke sana.
Saya tidak mengerti. Why? Bagaimana itu bisa terjadi?
Ketika sudah perlahan-lahan menjalani pekerjaan saya sebagai konsultan sebuah firm, perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan dan perubahan iklim, saya makin mengenal arti kata "fokus" tersebut.
Fokus, artinya menjalani setiap harinya untuk mau bergelut di isu itu. Mendokumentasikannya, melafalkannya setiap waktu, memikirkan bagaimana agar bisa menemukan jalan keluar atas tantangan-tantangan yang terjadi dan .... yang terpenting memang melandasi dengan "Niat".
Bila keinginan, niat kita demikian "kuat"... maka kita tidak perlu berkata-kata berbusa busa. Cukup menjaga pikiran kita terpusat, membayangkan dan make it in your mind stronger and stronger everyday, then you will find the way out. Once you face something difficult, your focused thinking will create the way out, Jalan keluar...
FOKUS..
Membuat kita kreatif? ya dengan fokus kita makin kreatif menjalankan hari-hari dan menggenggam "tujuan", niat kita dengan keinginan kuat untuk menjadikannya "TERJADI"...
Fokus adalah Niat yang dicamkan, KEEP IN MIND WITH STRONG Pledge - that We will do our best to realize our toughts, our DREAM...
let's focusing our aim, to realize our DREAM that the dreams may come true...
KAMU BISA!!!
Rasanya ketika menjalani segala sesuatunya memang perlu konsentrasi deh. Dengan memfokuskan pada suatu hal, dengan menujukan itu semua sehingga setiap gerak langkah kita tertuju ke sana.
Saya tidak mengerti. Why? Bagaimana itu bisa terjadi?
Ketika sudah perlahan-lahan menjalani pekerjaan saya sebagai konsultan sebuah firm, perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan dan perubahan iklim, saya makin mengenal arti kata "fokus" tersebut.
Fokus, artinya menjalani setiap harinya untuk mau bergelut di isu itu. Mendokumentasikannya, melafalkannya setiap waktu, memikirkan bagaimana agar bisa menemukan jalan keluar atas tantangan-tantangan yang terjadi dan .... yang terpenting memang melandasi dengan "Niat".
Bila keinginan, niat kita demikian "kuat"... maka kita tidak perlu berkata-kata berbusa busa. Cukup menjaga pikiran kita terpusat, membayangkan dan make it in your mind stronger and stronger everyday, then you will find the way out. Once you face something difficult, your focused thinking will create the way out, Jalan keluar...
FOKUS..
Membuat kita kreatif? ya dengan fokus kita makin kreatif menjalankan hari-hari dan menggenggam "tujuan", niat kita dengan keinginan kuat untuk menjadikannya "TERJADI"...
Fokus adalah Niat yang dicamkan, KEEP IN MIND WITH STRONG Pledge - that We will do our best to realize our toughts, our DREAM...
let's focusing our aim, to realize our DREAM that the dreams may come true...
KAMU BISA!!!
Sabtu, 03 November 2012
Software Doa
The Power of Ikhlas tentang "Meneguhkan hati bergerak di bisnis ini"
Dengan senantiasa mengharap bimbingan dan rahmat Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah. Saat ini, aku menuliskan niat dan harapanku dengan keterbatasan pemahaman seperti ini.
Dengan senantiasa mengharap bimbingan dan rahmat Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah. Saat ini, aku menuliskan niat dan harapanku dengan keterbatasan pemahaman seperti ini.
- Masalah yang aku hadapi adalah "................"
- Niat yang hendak aku wujudkan ialah "menjadi financially secured"
- Keraguan yang ingin aku hapuskan ialah pikiran dan perasaanku yang menyatakan bahwa "Aku ragu dan tidak mampu" dan Saat ini aku telah menetapkan hati untuk membuang semua pikiran dan perasaan negatif tentang semua keraguan tersebut.
- Bayanganku ketika niat itu terwujud menjadi kenyataan ialah: "Aku sukses meraih impian dan visi tersebut terwujud" Saat ini aku telah menetapkan hati untuk mengikhlaskan dan melepaskan keinginan untuk mengatur kapan niat itu harus menjadi kenyataan, serta "berhenti mengkhawatirkan" bagaimana cara mewujudkannya.
Dan aku yakin bahwa semua niatku sedang dipersiapkan untuk terjadi, pada saat yang paling tepat dan terbaik untukku dan untuk semua yang terlibat.
Sesuai harapanku atau dengan yang lebih baik sesuai dengan kehendakNya. Yang senantiasa bersyukur...
VIRENZA
What you think is what you get?
Pernah denger "What you think is what you get?"
Pertanyaan itu mengingatkanku beberapa tahun yang lalu. Bahwa pikiran kita akan terwujud kalau senantiasa dicitrakan, keep in mind.
Ada sebuah buku yang menegaskan bahwa dream-dream kita, impian-impian kita akan bisa terwujud bila kita senantiasa "keep thinking" how to get it.
Secara realistiknya, dengan Keep Thinking, kita akan senantiasa memikirkan dengan otak kita (dan kalau kreatif) dengan keep thinking itu akan ditemukan inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan, meng kreasikan, menjadikan sesuatu yang kita impikan itu tercitra, terealisir dalam genggaman kita dengan segala kreativitas dan kelihaian kita.
Namun untuk merealisasikan itu semua, untuk menjadikan "what you think is what you get" perlu kelihaian tertentu untuk menjalankannya. Saat ini saya sudah mulai meresapi tahap itu. Perlu waktu lah istilahnya.
Kuncinya:
Pertanyaan itu mengingatkanku beberapa tahun yang lalu. Bahwa pikiran kita akan terwujud kalau senantiasa dicitrakan, keep in mind.
Ada sebuah buku yang menegaskan bahwa dream-dream kita, impian-impian kita akan bisa terwujud bila kita senantiasa "keep thinking" how to get it.
Secara realistiknya, dengan Keep Thinking, kita akan senantiasa memikirkan dengan otak kita (dan kalau kreatif) dengan keep thinking itu akan ditemukan inovasi-inovasi baru untuk mengembangkan, meng kreasikan, menjadikan sesuatu yang kita impikan itu tercitra, terealisir dalam genggaman kita dengan segala kreativitas dan kelihaian kita.
Namun untuk merealisasikan itu semua, untuk menjadikan "what you think is what you get" perlu kelihaian tertentu untuk menjalankannya. Saat ini saya sudah mulai meresapi tahap itu. Perlu waktu lah istilahnya.
Kuncinya:
- Jaga spirit, semangat batin kita bahwa "impian" kita akan terwujud.
- Ketika kita senantiasa memimpikan hal itu, alam akan menuntun kita melakukan hal-hal menuju impian kita tersebut.
- When your spirits are already in your gut, you start to think about realizing your dreams that have been pressurized yourself.
Banyak kendala ketika orang akan mewujudkan impiannya, merealisasikan apa yang dipikirkannya karena "what in their mind" is too much complicated...
Letih
Tired after driving along the line of southern then going up to northern of West Java. Sometimes I stopped at a mosque or gasoline station to just only looked at when the time for pray used to be started.
Setelah perjalanan yang cukup melelahkan karena nyetir sendiri - namun puas karena banyak mengalami hal yang menguatkan tekad untuk sukses di bisnis yang sedang dijalankan ini.
Iya, bisnis yang menghadapi banyak penolakan - dan banyak menghadapi cemoohan membuat saya ingat pada seorang kawan yang punya teori blue ocean. Intinya kita melakukan sesuatu tidak pandang bulu dan hilangkan perasaan gengsi. Keberanian dan perasaan praduga sebelum melakukan dihilangkan jauh-jauh dengan mengedepankan "sebodo amat mau diterima atau mau ditolak, yang penting gue jalanin".
Prinsip itu telah menguatkan dan mulai mengakar dalam diriku - karena dimanapun bekerja akan banyak menghadapi pro dan kontra. Pun dengan bisnis yang sedang dijalani ini. Kalau di jualan makanan berkisar seputar selera makan dan bumbu serta lokasi yang akan menjadi pro dan kontra. Kalau jualan barang, ada kalanya laku ada kalanya senggang dan tiada pembeli sama sekali - dan prinsip ini pula yang dijalankan dalam melaksanakan bisnis yang satu ini.
Saya ingin segera melepaskan diri dari ikatan bekerja yang tiada tentu arah dan terlalu di setir oleh atasan untuk tujuan tertentu. Saya ingin merdeka dan melakukan apapun jg sesuai kata hati (tentu dengan memperhatikan kaidah-kaidah bersosialisasi) dan sudah saatnya mengecap kesenangan dan kemenangan bukan ketertindasan...
Setelah perjalanan yang cukup melelahkan karena nyetir sendiri - namun puas karena banyak mengalami hal yang menguatkan tekad untuk sukses di bisnis yang sedang dijalankan ini.
Iya, bisnis yang menghadapi banyak penolakan - dan banyak menghadapi cemoohan membuat saya ingat pada seorang kawan yang punya teori blue ocean. Intinya kita melakukan sesuatu tidak pandang bulu dan hilangkan perasaan gengsi. Keberanian dan perasaan praduga sebelum melakukan dihilangkan jauh-jauh dengan mengedepankan "sebodo amat mau diterima atau mau ditolak, yang penting gue jalanin".
Prinsip itu telah menguatkan dan mulai mengakar dalam diriku - karena dimanapun bekerja akan banyak menghadapi pro dan kontra. Pun dengan bisnis yang sedang dijalani ini. Kalau di jualan makanan berkisar seputar selera makan dan bumbu serta lokasi yang akan menjadi pro dan kontra. Kalau jualan barang, ada kalanya laku ada kalanya senggang dan tiada pembeli sama sekali - dan prinsip ini pula yang dijalankan dalam melaksanakan bisnis yang satu ini.
Saya ingin segera melepaskan diri dari ikatan bekerja yang tiada tentu arah dan terlalu di setir oleh atasan untuk tujuan tertentu. Saya ingin merdeka dan melakukan apapun jg sesuai kata hati (tentu dengan memperhatikan kaidah-kaidah bersosialisasi) dan sudah saatnya mengecap kesenangan dan kemenangan bukan ketertindasan...
Tugasku hari ini
Hari ini aku merasa berguna, sudah coba menyampaikan sesuatu yang menurut keyakinanku harus diketahui orang banyak. Ketika saya menyetir kendaraan kembali ke rumah, di sepanjang perjalanan itu, hati saya makin merasa ringan telah melakukan sharing yang menurut keyakinan saya memang harus disebarluaskan.
Ini terkait dengan semangat bekerja. Semangat berusaha untuk mencari sesuatu yang baru. Kita yang hidup di dunia ini harus senantiasa memperbaharui dirinya agar senantiasa bersemangat. Waktu lampau ketika kita menghadapi banyak rintangan dan kegagalan, bukan berarti harus terus menerus diratapi dan disesali.
Semangat bangkit kembali itu - adalah yang tidak dimiliki banyak orang.
Semangat menyebar luaskan pengetahuan demi kebaikan dan keterbukaan
Semangat memberi inspirasi pada orang lain, sehingga dapat menimbulkan magnitude - semangat lainnya yang perlu ditransmisikan pada kelompok kelompok lain dan akhirnya terbangun sebuah kekuatan bersama...
Ah Indahnya dunia ini bila dihadapi dengan ringan hati...
Terimakasih ya Allah - Engkau telah membukakan cakrawala hidup yang lain, memberi alternatif hidup untuk makin hidup...
Kamis, 01 November 2012
Usaha yang Menyenangkan
Pertama, ketika kita mau menjadi pengusaha, harus melakukannya dengan senang hati.
Bagi kita, melakukan hal yang dengan sepenuh hati dan senang hati akan menimbulkan efek psikologis terhadap segala daya upaya kita. Kuncinya, jangan merasa tertekan dan ditekan, tapi disiplin.
Pengalaman menjalankan suatu roda usaha telah mengantarkan saya pada suatu titik pengalaman betapa segala sesuatunya bila dilakukan dengan ikhlas, senang hati dan tanpa beban akan menghasilkan energi positif terhadap daya upaya kita.
Kedua, menjadi pengusaha itu bebas. Kapan kita menentukan waktu dan tenaga, itu semua ditujukan ke kita.
Tapi selain kata "bebas" nya itu, kita melakukannya tanpa pantang menyerah, disiplin dan penuh percaya diri. Kebebasan yang kita peroleh, harus ada batasnya juga karena kita bersosialisasi, hidup dengan masyarakat sekitar yang harus kita pertimbangkan juga.
Kebebasan ini, akan juga dihadapkan pada keterbatasan waktu. Tidak selamanya kita tiduran terus ongkang ongkang kaki tanpa memikirkan pergerakan pasar yang sedemikian cepat dan progresif. Kita bebas yang bertanggung jawab adalah mengusahakan kegiatan kita yang berdaya guna dan berhasil.
ketiga, ya kita harus disiplin. Menjaga ritme upaya kita agar tetap bersemangat. Ritme ataupun semangat untuk belajar dari pengalaman hidup yang kita rintis dari hari ke hari adalah bekal.
Apa yang kita tabur, itu pula yang kita tuai...
Bagi kita, melakukan hal yang dengan sepenuh hati dan senang hati akan menimbulkan efek psikologis terhadap segala daya upaya kita. Kuncinya, jangan merasa tertekan dan ditekan, tapi disiplin.
Pengalaman menjalankan suatu roda usaha telah mengantarkan saya pada suatu titik pengalaman betapa segala sesuatunya bila dilakukan dengan ikhlas, senang hati dan tanpa beban akan menghasilkan energi positif terhadap daya upaya kita.
Kedua, menjadi pengusaha itu bebas. Kapan kita menentukan waktu dan tenaga, itu semua ditujukan ke kita.
Tapi selain kata "bebas" nya itu, kita melakukannya tanpa pantang menyerah, disiplin dan penuh percaya diri. Kebebasan yang kita peroleh, harus ada batasnya juga karena kita bersosialisasi, hidup dengan masyarakat sekitar yang harus kita pertimbangkan juga.
Kebebasan ini, akan juga dihadapkan pada keterbatasan waktu. Tidak selamanya kita tiduran terus ongkang ongkang kaki tanpa memikirkan pergerakan pasar yang sedemikian cepat dan progresif. Kita bebas yang bertanggung jawab adalah mengusahakan kegiatan kita yang berdaya guna dan berhasil.
ketiga, ya kita harus disiplin. Menjaga ritme upaya kita agar tetap bersemangat. Ritme ataupun semangat untuk belajar dari pengalaman hidup yang kita rintis dari hari ke hari adalah bekal.
Apa yang kita tabur, itu pula yang kita tuai...
Langganan:
Postingan (Atom)

